You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pasar Jaya Serdang 2 Hari Lumpuh Akibat Banjir
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Aktivitas Pasar Serdang Belum Normal

Akibat meluapnya Kali Item serta curah hujan tinggi menyebabkan Pasar Serdang di Jalan Serdang 3, Kemayoran, Jakarta Pusat, terendam banjir. Akibatnya, aktivitas jual beli di pasar ini selama dua hari terganggu.

Belum semua pedagang membuka tokonya. Saya sekarang baru mulai buka sambil membersihkan sisa banjir

Ketinggian air di areal pasar yang dibangun sejak 1977 ini diketahui mencapai 90 sentimeter pada Senin (9/2) dan Selasa (10/2) kemarin. Akhirnya pemilik toko memilih tidak membuka usahanya selama dua hari.

Kondisi pasar yang berada lebih rendah dari permukaan jalan ini membuat surutnya air lebih lama. Meski begitu, hari ini sejumlah pedagang tampak mulai membuka tokonya.

Ketinggian Air di Pintu Air Turun

"Belum semua pedagang membuka tokonya. Saya sekarang baru mulai buka sambil membersihkan sisa banjir," kata Deden (36), salah satu pedagang pakaian, Rabu (11/2).

Pantauan beritajakarta.com, pasar terlihat becek dan banyak tumpukan sampah sisa banjir. Akibat banjir jelas membuat kerugian bagi para pedagang.

Kepala Pasar Serdang, Tata menuturkan, pasca banjir pihaknya berupaya membersihkan sampah serta melakukan pengecekan terhadap lampu-lampu yang padam.

"Kalau begini kondisi, minimal butuh waktu dua hari agar pasar normal kembali," ujar Tata.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2199 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1157 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1078 personAnita Karyati
  4. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1075 personNurito
  5. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1037 personFakhrizal Fakhri